Blog Metlivi

Cara Memindahkan Lapisan Desain Terpisah untuk Cetak Cukil Lino Reduksi Multivarna

Untuk memindahkan lapisan warna terpisah pada cetak cukil lino reduksi, pertama-tama buatlah gambar master berukuran penuh, jiplak setiap area warna pada lembarnya masing-masing yang telah diberi label, dan gunakan tanda registrasi tetap untuk memosisikan setiap pemindahan serta setiap cetakan secara konsisten. Cetak reduksi menggunakan satu blok: Anda mencetak satu warna, mencukil lino lebih lanjut, lalu mencetak warna berikutnya di atas lembaran kertas yang sama. Karena setiap cukilan baru menghilangkan area cetak secara permanen, rencanakan urutan lapisan dan simpan cetakan uji (proof print) sebelum mencukil lebih lanjut. Panduan teknik reduksi Leeds Print Workshop

15 Oktober 2026Waktu baca 7 menitOleh Metlivi Editorial Team
Bagian 1

Apa arti “lapisan terpisah” dalam cetak reduksi

Dalam cetak cukil lino reduksi, setiap warna merupakan tahapan terencana yang terpisah, bukan blok yang terpisah. Blok dicetak, dicukil lagi, lalu dicetak kembali; area pertama yang dicukil akan tetap menjadi warna kertas, dan cukilan berikutnya mempertahankan area warna sebelumnya sembari membuka ruang bagi tinta-tinta berikutnya. Hal ini membuat registrasi—penyelarasan berulang antara kertas dan blok—menjadi sangat penting. Ini juga berarti Anda tidak dapat kembali ke kondisi blok sebelumnya untuk mencetak lebih banyak lembar setelah mencukil tahapan berikutnya. Panduan cetak cukil lino reduksi Handprinted

Jika yang Anda maksud dengan “lapisan terpisah” adalah satu blok permanen untuk setiap warna, itu adalah proses multibalok (multi-block) dan memerlukan rencana pemindahan serta registrasi yang berbeda. Langkah-langkah di sini diperuntukkan bagi metode reduksi blok tunggal.

Bagian 2

Buat gambar master dan petakan warnanya

Gambar rancangan akhir yang diinginkan sesuai ukuran persis lino. Tandai bentuk mana saja yang termasuk dalam masing-masing warna dan beri nomor urutan pencetakannya. Jaga agar desain tetap cukup sederhana agar terbaca sebagai bentuk-bentuk yang saling tumpang tindih: celah kecil, garis tepi sempit, dan pulau-pulau kecil bisa sulit dicukil dan diregistrasi secara akurat. Rencanakan area mana saja yang harus tetap berwarna putih sejak cukilan pertama, karena mencukilnya sekarang berarti area tersebut akan tetap tidak tercetak di sepanjang rangkaian proses.

Pilihlah urutan yang logis saat warna-warna dicetak tumpang tindih (overprint). Rencana umum biasanya berpindah dari warna yang lebih terang ke warna yang lebih gelap, karena lapisan pucat yang dicetak di atas lapisan gelap mungkin tidak dapat menutupinya dengan rapi. Ini adalah aturan praktis, bukan jaminan: tinta transparan, warna kertas, dan pilihan warna memengaruhi hasil akhirnya. Buatlah bukti warna kecil atau carik uji pada kertas yang sama untuk melihat bagaimana lapisan-lapisan tersebut berinteraksi. Leeds Print Workshop juga menyarankan untuk merencanakan warna terang atau transparan sebelum warna gelap atau buram (opak). Panduannya

Bagian 3

Jiplak setiap warna sebagai pemindahan tersendiri

Letakkan kertas kalkir di atas gambar master dan jiplak bentuk-bentuk yang dibutuhkan untuk tahap pertama. Ulangi pada lembar baru untuk setiap tahap selanjutnya. Beri label pada setiap lembar dengan nomor lapisan dan warna, serta tambahkan tanda “atas” yang jelas agar gambarnya tidak terputar. Simpan gambar referensi berwarna di samping hasil jiplakan; jiplakan menunjukkan apa yang harus dipindahkan, sementara referensi membantu Anda mengingat seperti apa seharusnya tampilan tahapan yang sudah selesai. Panduan Sarah Ransome juga merekomendasikan jiplakan terpisah untuk setiap warna dan melabeli lembaran-lembaran tersebut berdasarkan lapisannya. Cara membuat cetak lino reduksi

Sebelum memindahkan, periksa jiplakan terhadap master: apakah semua tumpang tindih memang disengaja, dan apakah bentuk-bentuk yang seharusnya menyambung di sepanjang gambar sejajar dengan pas? Perhitungkan pembalikan cermin pada saat mencetak. Jika Anda memindahkan gambar langsung ke lino, hasil cetakannya akan terbalik; tentukan orientasinya sebelum menyalin teks, huruf, atau detail berarah lainnya. Handprinted mencatat pembalikan ini dalam petunjuk cetak cukil lino reduksinya. Catatan proses Handprinted

Bagian 4

Siapkan registrasi sebelum mencetak

Pilih metode registrasi sebelum memotong blok. Untuk pengaturan cetak tangan yang sederhana, buatlah lembar registrasi atau jig dari kertas tebal atau papan. Letakkan lino pada posisi cetaknya, jiplak garis tepinya, dan tandai posisi kertas dengan tanda sudut atau penahan berulang lainnya. Beri tanda “atas” pada jig dan blok. Siapkan setiap lembar cetak dengan dimensi yang sama dan gunakan orientasi yang sama pula. Panduan Leeds menjelaskan cara menggambar mengelilingi blok, menandai bagian tengah dan sudut-sudutnya, serta menggunakan tanda-tanda tersebut untuk memosisikan pelat maupun kertas. Leeds Print Workshop

Untuk penempatan yang lebih konsisten dan dapat diulang, pin registrasi dan tab kertas pasangannya dapat memosisikan lembaran terhadap papan tetap. Pin tetap berada di tempatnya sementara tab dipasang pada setiap lembar, sehingga setiap lembar kembali ke posisi yang sama untuk pencetakan berikutnya. Pendekatan ini dijelaskan oleh Handprinted dan Sarah Ransome. Handprinted, Sarah Ransome

Metode mana pun yang Anda gunakan, ujilah dengan kertas bekas. Pasang, cetak, angkat, dan pasang kembali lembaran tersebut beberapa kali tanpa menggeser blok. Jika kertas bergeser atau tanda sulit dilihat, sesuaikan penahannya sekarang. Jig registrasi hanya bermanfaat jika blok dan kertas kembali ke posisinya dengan cara yang persis sama setiap kali.

Bagian 5

Pindahkan tahap pertama dan cetak edisinya

Pindahkan jiplakan pertama ke lino, sejajarkan tanda atas dan tepi-tepinya dengan blok. Periksa orientasi gambar, lalu cukil hanya area yang harus tetap berwarna kertas. Beri tinta dan cetak seluruh set lembaran menggunakan jig. Simpan setiap lembar dalam susunan tumpukan atau urutan pengeringan yang konsisten agar Anda dapat mengembalikan masing-masing lembar ke pengaturan registrasi yang sama untuk cetakan berikutnya. Cetaklah beberapa lembar ekstra jika Anda menargetkan jumlah cetakan jadi tertentu; beberapa lembar mungkin rusak akibat tinta yang tidak rata atau masalah perataan. Handprinted menyarankan untuk menyiapkan seluruh edisi sebelum melangkah lebih jauh, karena blok tidak dapat dipulihkan setelah dicukil lagi. Handprinted

Bagian 6

Pindahkan tahapan berikutnya tanpa kehilangan kelurusan

Setelah warna pertama, gunakan jiplakan yang sesuai untuk mengidentifikasi area warna berikutnya. Sejajarkan jiplakan ke acuan bagian atas dan tepi yang sama sebelum memindahkannya. Dalam rangkaian reduksi, Anda biasanya mencukil area yang harus mempertahankan warna yang sudah dicetak, menyisakan area timbul yang akan memuat tinta berikutnya. Pastikan hasil yang diinginkan sesuai dengan peta warna berlabel Anda sebelum mencukil; cetakan referensi dapat membantu menunjukkan area mana saja yang harus dilindungi. Ulangi urutan pemindahan, pencukilan, pemberian tinta, dan pencetakan untuk setiap warna yang direncanakan.

Buatlah cetakan uji (proof) pada kertas bekas sebelum melanjutkan tahap berikutnya ke seluruh set lembaran. Periksa apakah area timbul mencetak di tempat yang diharapkan dan apakah area yang dicukil sudah bersih. Jika Anda menemukan kesalahan pemindahan, perbaiki sebelum mencetak seluruh edisi. Begitu tahap berikutnya telah dicukil, area yang hilang dari kondisi blok sebelumnya tidak dapat dipulihkan kembali. Handprinted secara khusus merekomendasikan cetakan uji pada tahap pencukilan akhir untuk melihat area mana saja yang masih perlu dibersihkan. Handprinted

Bagian 7

Mengatasi masalah umum pada pemindahan dan registrasi

Warna yang terus-menerus bergeser biasanya mengindikasikan masalah registrasi: lembaran mungkin diletakkan pada tepi yang berbeda, blok mungkin bergeser, atau ukuran kertas mungkin tidak disiapkan secara konsisten. Periksa kembali tanda atas, penahan, dan orientasi lembar sebelum pencetakan berikutnya. Jika hanya sebagian lembar yang bergeser, periksa apakah tab atau tepi kertas selip.

Gambar yang dipindahkan dan tampak meleset di antara tahapan warna mungkin dijiplak dari tepi acuan yang berbeda atau ukurannya berubah tanpa sengaja. Satukan jiplakan master dan lapisan, pertahankan skala aslinya, serta sejajarkan menggunakan tanda acuan yang sama. Jika ketidakselarasan kecil masih terjadi, sederhanakan batas-batas yang sempit dan bentuk-bentuk tertutup yang kecil pada desain; area dengan tumpang tindih yang lebar lebih mudah ditangani daripada sambungan tepi-ke-tepi yang rapat. Ini adalah langkah pencegahan praktis yang disimpulkan dari metode registrasi yang dijelaskan dalam panduan-panduan yang dirujuk.

Bagian 8

Daftar periksa akhir sebelum mencukil

Sebelum cukilan pertama, pastikan gambar master berukuran penuh dan berorientasi benar, setiap warna memiliki jiplakan bernomornya sendiri, urutan warna telah ditentukan, dan setiap lembar sesuai dengan metode registrasi. Sebelum setiap cukilan berikutnya, bandingkan cetakan saat ini dengan peta warna, verifikasi area mana saja yang harus mempertahankan warna sebelumnya, dan buat cetakan uji pada kertas bekas. Pengaman yang paling berguna adalah urutan pemindahan dan pemeriksaan yang jelas, karena blok reduksi berubah secara permanen seiring dengan berkembangnya cetakan.

Bagian 9

Sumber

Bacaan terkait

Lanjutkan topik ini